Teknik Meneteki Yang Benar

KATA PENGANTAR

Puji syukur sekretaris panjatkan bersama-sama kehadirat Tuhan Yang Maha Esa lantaran bersama-sama berkah beserta hidayah-Nyalah sehingga panitera menemui merampungkan makalah yg berjudul Cara-Cara Menyusui yang apik dengan akurat serta Masalah-Masalah meneteki.

Penulis menyadari maka berarti (maksud) penyusunan makalah ini sedang banyak diperoleh kekurangan.sang karenanya, penulis menantikan kritik dengan saran berawal berbagai-bagai partai yg sifatnya membangun demi keutuhan artikel ini.

Akhirnya, panitera membunyikan terima prihatin pada beraneka partai yang telah kondusif panitera batin (hati) pembentukan artikel ini

Palu,    Oktober2010

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………………. i

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………………… ii

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………………………… 1

A.   

 Latar Belakang…………………………………………………………………………………………… 1

B.    

Tujuan ………………………………………………………………………………………………………. 1

C.    

Masalah……………………………………………………………………………………………………… 2

D.   

Manfaat …………………………………………………………………………………………………….. dua

BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………. 3

A.   

Cara Menyusui Yang Baik Dan Benar…………………………………………………………… 3

B.    

Ciri-Ciri Bayi Menyusu Dengan Benar ………………………………………………………….. 4

C.    

Posisi Menyusui………………………………………………………………………………………….. 4

D.   

Gambar Posisi Menyusui……………………………………………………………………………… 6

E.    

Masalah-masalah batin (hati) sokongan  ASI ………………………………………………………..10

BAB III PENUTUP……………………………………………………………………………………………… 15

A.   

Kesimpulan ………………………………………………………………………………………………. 15

B.    

Saran ……………………………………………………………………………………………………….. 15

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………………… 14

BAB I

PENDAHULUAN

Menyusui ialah suatu proses natural. Berjuta-juta ibu di seluruh bumi berhasil menyusui bayinya tanpa sempat mengucapkan buku tentang ASI justru makyang buta alfabet meski menemui menyusui anaknya beserta baik. Walaupun demikian berarti (maksud) ranah tamadun saya detik ini melaksanakan babak yg alami tidaklah berkelanjutan mudah (Utami Roeli, 2000).

Keberhasilan meneteki wajibdiawali lagi kepekaan mengenai periode yg benar saat sedekah ASI. Kalau diperhatikan pagi buta tiba merintih anaktelah sanggup memberikan tanda-atribut kepentingan akan ASI berupa aksi-kampanye mempertontonkan lisan dan pengecap alias tangan di lisan.

Kendala tentang bantuan ASI sudah teridentifikasi, babak ini mencakup faktor-faktor serupa kurangnya berita pada, golongan penjaga kesehatan jabang bayi, pengaktualan-praktik kurungan sakit yang merugikan semacam sumbangan mengencerkan lagi suplemen bayi tanpa keperluan kedokteran, kurangnya perawatan tindak lanjut pada tempo pasca kemunculan sebelum, kurangnya dorongan sejak rakyat besar (Maribeth Hasselquist, 2006).

Seorang ibu dengan jabang bayi pertamanya mungkin akan mengalami berbagai-bagai masalah, hanya karena bukan mendeteksi jalan-kiat yg sebenarnya benar-benar biasa, ibarat cara taruh orok dalam payudara waktu menyusui, isapan yg mengakibatkan puting terasa sakit bersama masih berjibun beserta dilema lain. Untuk itu seseorang makbutuh seseorang yang mampu membimbingnya berbobot mengurus bayi termasuk berarti (maksud) menyusui. Orang yang menemui membantunya terunggul ialah sendiri yg berpengaruh besar berarti (maksud) hidupnya maupun disegani seperti suami, bangsa alias bangsa alias kelompok ibu-ibu suporter ASI dan dokter alias tenaga gimnastik. Untuk sampai kemujuran meneteki dibutuhkan pemahaman mengenai tehnik-tehnik menyusui yg akurat (Soetjingsih, 1997).

Adapun destinasi penyusunan makalah ini merupakan selaku kemudian :

–         

Sebagai dinas pribadi

–         

Untuk mengetahui kiat menyusui yang bagus lalu akurat

–         

Untuk mengetahui dilema-problem batin (hati) donasi ASI

Masih terdapat makyg belum mengetahui cara-teknik menyusui yg apik bersama akurat serta problem-problem berarti (maksud) sokongan ASI.

Bagi Ibu Menyusui pada harapkan memperoleh memperbanyak wawasan beserta pengetahuan bunda dekat-dekat jalan meneteki.

BAB II

PEMBAHASAN

A.   

Cara menyusui yg cantik lalu betul 

Cara meneteki betul-betulmensugesti ketenangan bayi menghirup enceran susu. Bidan / pemelihara penting mamberikan edukasi dalam makberarti (maksud) pekan modern sesudah kelahiran (nifas) dekat-dekat teknik-metode meneteki yang sesungguhnya agar tidak menyebabkan problem.

Cara-teknik menyusui yg apik beserta betul artinya seperti kemudian:

a.   

Mengatur urutan kanak-kanak anyir sekitar payudara bunda

b.   

Keluarkan sedikit ASI sejak putting susu, akhirnya dioleskan dalam putting susu beserta areola.

c.    

Jelaskan  dalam bunda betapa metode memegang bayinya

Empat bidang primer yaitu :

1.     

Kepala lagi sendiri kanak-kanak anyir berada pada satu garis.

2.     

Muka bayi wajibmenemui ke payudara, sedang hidungnya kearah putting susu.

tiga.     

Ibu harus menggenggam bayinya berdekatan lagi mak.

4.     

Untuk BBL : bunda wajibmenunjang pribadi kanak-kanak anyir kelompok kemaluan, disamping kepala dan bahu.

d.   

Payudara dipegang bersama memakai ibu jari diatas, padahal jari yang lainnya mendukung seksi dasar payudara, dan gunakanlah ibu jari bagi membuat puting susu begitu tampang sehingga gampang memasukkannya ke ekspresi kanak-kanak anyir.

e.    

Berilah rangsangan dalam jabang bayi agar menyingkap mulut lagi kiat menyentuhkan bibir bayi ke puting susu maupun lagi teknik membentuk sisi lisan bayi.

f.    

Tunggulah sampai bibir jabang bayi celangap cukup lebar.

g.   

Setelah ekspresi orok terbuka cukup lebar, gerakkan anaksegera ke payudara lagi bukan sebaliknya ibu atau payudara ibu yang digerakkan ke lisan orok

h.   

Arahkan bibir pendek orok pada bawah puting susu hingga dagu anakmenyenggol payudara

i.     

Perhatikanlah mumpung menyusui itu.

        Teknik Melepaskan Hisapan Bayi

Setelah selesai menyusui lebih kurang selagi 10 mnt, buang hisapan jabang bayi dengan  jalan :

a.                  

Masukkan jari kelingking makyang jernih kesudut mulut anak

b.                 

Menekan dagu bayi ke dasar

c.                  

Dengan tutup lubang jungur bayi biar mulutnya menyibak

d.                 

Jangan cengang putting susumelewatkan.

Cara menyendawakan jabang bayi sehabis minum ASI

Setelah kanak-kanak anyir melepas hisapannya, sendawanya anakawal menyusukan lagi payudara yang lainnya lalu metode :

a.                 

Sandarkan orok dipundak mak, tepuk punggungnya lagi pelan mencapai jabang bayi bersendawa.

b.                 

Bayi ditelungkupkan dipangkuan maksembari digosok punggungnya

B.    

Ciri-cap jabang bayi menyusu bersama akurat

1.     

Bayi tampak tenang

2.     

Badan orok ikut dalam perut mak

tiga.     

Dagu orok ikut pada janin mak

4.     

Mulut orok celangap cukup lebar

5.     

Bibir lembah anakjuga mangap lebar

6.     

Areola yg ketahuan lebih luas pada seksi bersama dari pada kelompok pendek verbal anak

7.     

Bayi waktu menghisap ASI cukup dalam menghisapnya, kalem dan bukan ada bunyi.

8.     

Putting susu tak menganggap nyeri.

9.     

Kepala lalu orang anakberada dalam garis vertikal.

10. 

 Kepala orok tak ada peringkat tengadah.

1.     

Posisi meneteki makbersalin wajar

Ibu yang membangun secara impulsif digresi lebih manasuka dalam menentukan memilih rangking meyusui,sembari bersemayam alias berbaring menyamping. Bila peringkat bersila yang dipilih:

–         

Gunakan dipan yang damai

–         

Upayakan bekas kaki ceker menginjak ubin

–         

Gunakan dingklik (dipan mungil) seperti pengganjal andaikata peringkat kaki persangkaan mencantol

dua.     

Posisi menyusui bunda yang membangun via kelahiran Seksio Caesaria (SC)

Football position merupakan urutan meneteki yang disarankan jatah bunda yang membikin melalui kelahiran SC. Pada posisi ini:

–         

Tubuh anakdigendong dengan maksiat satu tangan bunda.

–         

Upayakan letak orang kanak-kanak anyir mampu akurat dibawah payudara beserta mewujudkan garis lurus bersama sendiri kanak-kanak anyir

–         

Posisi ini aman karena rendah embrio ibu yang masih nyeri buntut cabik menemui terlindungi

–         

Posisi ini yaitu pososo yang paling nyaman bagi ibu kendati bayinya.

tiga.     

Posisi menyusui maklalu anakganda

Sama dan bunda yg membangun via kelahiran SC, Football position juga cermat untuk anakkembar, dimana kedua jabang bayi disuse bertepatan kidal lalu daksina, dan teknik:

–         

Kedua tangan ibu menganut masing-masing satu jiwa orok, ibarat memegang bola.

–         

Letakkan tapat dibawah payudara mak.

–         

Posisi ceker kanak-kanak anyir boleh dibiarkan menyampai berhenti.

–         

Untuk meringankan, jiwa orok diletakkan pada satu bidang datar yg memiliki kemasyhuran sekitar sepinggang mak.

–         

Dengan begitu ibu penuh menahan kapita kedua jabang bayi kembarnya melulu.

–         

Cara lain merupakan dan meletekkan ganjal diatas pangkuan mak.

4.     

Posisi menyusui ibu lalu ASI berlumur

Pada bunda-makyg mempunyai ASI berlumur bersama memancar (pas) lalu alirannya lebat, diperoleh rangking eksklusifmencegah supaya jabang bayi bukan tersedak, beserta gaya:

–         

Ibu tidur terlentang tegak, sementara kanak-kanak anyir diletakkan diatas rahim bunda dalam peringkat berbaring lurus beserta orang menghadap ke payudara, maupun

–         

Bayi di tengkurapkan diatas dada mak, tangan ibu dikit menahan kepala anak . Dengan urutan ini, maka kanak-kanak anyir tidakakan tersedak

D.   

Gambar Posisi Menyusui

Menyusui dengan telentang

Menyusui bersama peringkat berbaring

Menyusui lagi rangking bangkit

Memposisikan puting susu pada lisan anak

Posisi ini benar-benar apik bagi anakyang anyar lahir. Bagaimana caranya? Pastikan punggung Anda betul-betul membantu jatah rangking ini. Jaga bayi di kandungan Anda, sampai kulitnya bersama kulit Anda saling bersentuhan. Biarkan tubuhnya menghadap ke atas Anda, beserta letakkan kepalanya dalam siku Anda.

dua) 

The cross cradle hold.

Satu hulu kontributif tubuh jabang bayi dan yg lain membantu kapita, bak lalu peringkat jajahan namun Anda mau memiliki keunggulan lebih dominan dan kapita kanak-kanak anyir. Posisi menyusui ini bagusorok prematur ataupun makdan puting payudara kecil.

Caranya, memikul bayi di samping Anda dan suku di anus Anda dengan bayi terselip pada bawah gagang Anda, laksana Anda sebaliknya menggenggam gelembung suku. Ini artinya rangking utama jatah bunda yang mewujudkan dan cabik caesar atau untuk bunda-bunda dengan payudara kuat. Tapi, Anda butuh alasmendukung kanak-kanak anyir.

Ini artinya teknik yang menyenangkan jatah meneteki batin (hati) urutan duduk. Ini pula bergerak lagi baik andaikata orok Anda memiliki pilek ataupun nyeri telinga. Caranya, bayi Anda bersemayam kukuh lalu suku mengangkangi Anda orang.

Menyusui lalu telentang mau memberi Anda lebih meluap kesempatan untuk bersantai dengan juga bagi tidur lebih berjibun dalam malam hari. Anda sanggup tidur sekon kanak-kanak anyir menyusu. Dukung punggung lalu orang jabang bayi lalu alas. Pastikan bahwa kandungan anakmembentuk Anda.

E.    

Masalah-problem berisi hibah ASI

Masalah masalah menyusui dalam orok:

1.     

Bayi Sering Menangis

Tangisan anakmenemui dijadikan seumpama teknik berkomuniksi celah bunda lagi akibat hati. Pada detik anakmenangis, dan sampai-sampai geledah cerita penyebabnya. Dan yg amat tempo-tempo lantaran kepalang ASI.

dua.     

Bayi Bingung Puting (Nipple Confusion)

Bingung Puting (Nipple Confusion) tepat akibat bantuan susu resep berisi botol yang berganti-pindah. Hal ini buntut prosedur menyusu pada puting susu ibu heran beserta mekanisme menyusu pada botol. Menyusu pada bunda membutuhkan gubahan otot-otot pipi, gusi, angkasa-antariksa beserta lidah. Sedangkan menyusu dalam botol bersifat padat, tergantung dalam faktor penyokong ialah kemiringan botol atau gencetan gaya tarik bumi susu, dominan lubang dengan kelebatan getah dot.

Tanda bayi bingung puting antara lain:

1.     

Bayi mengelakkan menyusu

dua.     

Isapan orok terputus-putus bersama sebentar-membegari

tiga.     

Bayi mengisap puting semacam mengisap dot

Hal yang perlu diperhatikan agar orok tak rembau gelisah puting renggangan lain:

1.     

Berikan susu resep memakai sendok ataupun cawan.

2.     

Berikan susu resep bersama indikasi yg besar.

tiga.     

Bayi beserta BBLR beserta Bayi Prematur

Bayi lagi mengarah diri lahir lembah, orok prematur maupun orok kecil mempunyai buah simalakama menyusui lantaran spontan menghisapnya penangis. Oleh karena itu, wajibsegera dilatih untuk menyusu. Bila kanak-kanak anyir dirawat di sangkar nyeri, harus lebih suka-suka dijenguk, disentuh lalu kasih nafsu dan andaikata memungkinkan disusui.

4.     

Bayi dengan Ikterus

Ikterik dalam anaktempo-tempo berlangsung dalam orok yg alang mendapatkan ASI. Ikterik mula terbentuk pada kanak-kanak anyir usia 2-10 hari yang ditimbulkan sang kuasa bilirubin berarti (maksud) darah tinggi.

     Untuk mengatasi supaya bukan terbentuk hiper bilirubinemia dalam kanak-kanak anyir dan sampai-sampai:

1.     

Segeralah meneteki anakselesai lahir.

2.     

Menyusui bayi, sesering mungkin tanpa catatan bersama on demand.

Oleh karena itu, menyusui sebelum betul-betulprimer karena orok mau mendapat kolustrum. Kolustrum membantu bayi memancurkan mekonium, bilirubin berhasil dikeluarkan via feses akibatnya mencegah kanak-kanak anyir tidak kuning.

lima.     

Bayi dengan Bibir Sumbing

Bayi dan bibir sumbing tetap sedang bisa menyusu. Pada anakbeserta bibir sumbing pallatum molle (antariksa-antariksa kalem) beserta pallatum durum (antariksa-cakrawala keras), lagi posisi tertentu masih memperoleh menyusu tanpa kekurangan. Meskipun bayi diperoleh tuna, bunda wajibdaim menyusui lantaran bersama menyusui mampu melatih kadar otot rahang bersama pengecap. Anjuran menyusui dalam keadaan ini dengan kiat:

1.     

Posisi bayi bersandar.

2.     

Saat meneteki, puting dan areola dipegang.

3.     

Ibu jari dipakai sebagai penyumbat jarak pada bibir bayi.

4.     

Asi perah diberikan dalam orok dan labiopalatoskisis (sumbing pada bibir dengan udara-angkasa).

Posisi yang memperoleh dipakai dalam saat meneteki jabang bayi rangkap adalah lagi posisi menggenggam balon (football position). Pada detik meneteki secara berbarengan, orok menyusu secara bergantian. Susuilah anaksesering entah. Apabila kanak-kanak anyir ada yang dirawat pada kurungan sakit, berikanlah ASI peras dan susuilah bayi yang terdapat dirumah. Agar makberhasil bersemayam dan sampai-sampai sebaiknya mintalah donasi dalam bagian kerabat ataupun perseorangan lain bagi mengurus kanak-kanak anyir Anda.

Bayi nyeri bersama isyarat khusus bukan diperbolahkan mendapatkan kuliner per oral, tetapi dalam detak kondisi anaksudah mengharuskan maka berikan ASI. Menyusui tak kontraindikasi dalam anaknyeri lalu muntah-muntah ataupun berak air. Posisi meneteki yg cocok dapat menghalangi timbulnya muntah, antara lain dan rangking bersila. Berikan ASI dikit akan tetapi sering akhirnya sendawakan. Pada detik orok akan ditidurkan, posisikan tengkurap maupun miring daksina untuk memangkas jabang bayi tersedak lantaran regurgitasi.

8.     

Bayi lagi Lidah Pendek (Lingual Frenulum)

Bayi beserta pengecap cepak ataupun lingual frenulum (jaringan ikat penyambung lidah lagi alas verbal) yang kecap lalu tebal dan aneh tak elastis, kemudian memisahkan gairah lidah beserta kanak-kanak anyir bukan dapat menjulurkan lidahnya“mengurut” puting beserta optimal.

Akibat lidah bayi tak mampu “menggenggam” puting lagi areola dengan cantik, maka proses laktasi bukan memperoleh berjalan-jalan dan sempurna. Oleh karenanya, bunda berhasil membantu bersama menangkal kedua bibir orok segera setelah orok dapat “menangkap” putting beserta areola dan akurat. Kemudian urutan kedua bibir kanak-kanak anyir dipertahankan agar bukan berubah-pindah.

9.     

Bayi yg Memerlukan Perawatan

Pada sekon kanak-kanak anyir sakit bersama membutuhkan pemeliharaan, padahal orok sedang menyusu, sebaiknya bunda tetap merawat dan memberikan ASI. Apabila tidak terdapat daya suai, dan sampai-sampai bunda menemui memerah ASI dan menyimpannya. Cara penyimpanan ASI perahpun juga desak diperhatikan, biar tak gampang lama.

10. 

Menyusui berarti (maksud) Keadaan Darurat

Masalah pada cuaca gawat contohnya: kondisi ibu yg panik akhirnya pembuatan ASI berhasil menyurut; kuliner pesuruh ASI tidak terkontrol.

Rekomendasi bagi menangani iklim gawat tadi ganggang lain: pemberian ASI harus dilindungi dalam keadaan udara terdesak, sumbangan kuliner utusan ASI (PASI) memperoleh diberikan dalam syarat terbatas lagi saja pada periode diperlukan; sekiranya mengharuskan donasi PASI tidak memakai botol.

Masalah buah simalakama menyusui dalam ibu :

1.     

Ibu Melahirkan Dengan Bedah Sesar.

Meskipun seorang makmenjalani persalinan sesar tapi ada jua yg memiliki cita-cita berpengaruh jatah tetap menaruh ASI dalam bayinya. Namun serupa itu, ada sekitar cuaca yang dapat menghipnotis ASI bagus langsung meskipun tidak eksklusif ganggang lain: genggaman pembiusan detak operasi, psikologi mak.

Ibu bersama pasca kemunculan sesar tetap dapat menaruh ASI nya. Hal yang desak diperhatikan pada syarat ini yaitu :

a.      

Mintalah segera mungkin jatah memperoleh menyusui.

b.     

Cari urutan yang nyaman bagi menyusui seperti : lying kondominium on your back, clutch (football) hold, side lying, cross cradle (transition) hold.

c.      

Mintalah anjuran pada, dinasti.

d.     

Berdoa lalu yakinlah bahwa makmampu memberikan ASI.

Ibu sakit tak adalah argumen jatah berakhir meneteki. Justru lagi tetap menyusui, ASI mau membentengi anakberawal komplikasi. Perlu diperhatikan, dalam sekon maksakit diperlukan sumbangan bermula badan lainmengendalikan bayi lagi rumah tangga. Dengan angan-angan, bunda daim mendapatkan istirahat yg layak.

Periksalah ke kekuatan kesegaran terdekat, untuk mendapatkan penyembuhan yang bukan menghipnotis ASI biarpun jabang bayi.

3.     

Ibu Penderita Hepatitis (hbsag +) Dan Ibu Penderita Hiv/Aids (+).

Masih terdapat perbedaan perhatian tentang hal penyebaran masalah HIV/AIDS alias Hepatitis via ASI dari bunda penderita pada bayinya. Ada yg beropini maka makpesakit HIV/AIDS maupun Hepatitis tidak berhal jatah menyusui. Tetapi demikian, WHO beropini: bunda pasien tetap dianjurkan menaruh ASI pada bayinya bersama beraneka pertimbangan. Antara lain: dalih ekonomi, aspek kesehatan ibu.

4.     

Ibu pesakit TBC paru.

Pada ibu pesakit TBC paru daim dipetuakan bagi meneteki, karena mikroba TBC tidak ditularkan melalui ASI. Ibu daim diberikan pengobatan TBC paru secara adekuat lalu diajarkan teknik pencegahan pada orok beserta memakai masker. Bayi diberikan INH seumpama profilaksis. Pengobatan pada ibu dilakukan kurang lebih 3 bulan akhirnya dilakukan tes Mantoux pada orok. Jika hasil negatif penyembuhan INH dihentikan dan imunisasi orok beserta vaksinasi BCG.

lima.     

Ibu pesakit sakit gula.

Bayi tetap diberikan ASI, akan tetapi kekuatan gula darahnya daim dimonitor.

Pada saat ibu masih meneteki, kadang-kadang hamil lagi. Dalam hal ini bukan membahayakan untuk bunda kendatipun anak , apabila asupan zat makanan dalam momen menyusui dengan hamil termakbul. Tetapi begitu, krusial dipertimbangkan adanya ayat-babak yg dapat dialami jarak lain: puting susu gores, kecapekan, ASI mengendur, sangka ASI berubah bersama mampu tepat kontraksi uterus dari isapan orok.

BAB III

PENUTUP

Cara menyusui sangat mensugesti ketenangan bayi menghirup air susu. Bidan / perawat penting mamberikan bimbingan dalam bunda berisi minggu modern setelah persalinan (nifas) tentang teknik-metode meneteki yg bahwasanya supaya tak menimbulkan buah simalakama.

Selain itu, adapun buah simalakama-dilema berisi menyusui yaitu selaku lalu :

–                  

Bayi Sering Menangis

–                  

Bayi Bingung Puting (Nipple Confusion)

–                  

Bayi bersama BBLR lagi Bayi Prematur

–                  

Bayi lalu Ikterus

–                  

Bayi dan Bibir Sumbing

–                  

Bayi Kembar

–                  

Bayi Sakit

–                  

Bayi dengan Lidah Pendek (Lingual Frenulum)

–                  

Bayi yang Memerlukan Perawatan

–                  

Menyusui berbobot Keadaan Darurat

Adapun saran-nasihat jatah ibu menyusui ialah seperti selanjutnya:

–                  

Memperhatikan situasi orok denyut meneteki

–                  

Memperhatikan peringkat bayi sekon meneteki

–                  

Menciptakan suasana yg damai denyut menyusui

DAFTAR PUSTAKA

–         

Suherni, dkk. 2009.Perawatan Masa Nifas.Yogyakarta:Fitramaya

–         

Maryunani, Anik.2009.Asuhan Pada Ibu Dalam Masa Nifas (Pospartum).Jakarta:TIM

–         

http://www.kti-skripsi.com/2010/04/kti-k1ebidanan-jalan-meneteki.html

–         

http://www.google.com/images?um….

–         

http://www.lusa.web.id/buah simalakama-meneteki-pada-jabang bayi/

–         

http://bayidananak.com/2010/03/29/sekitar-posisi-meneteki-yang-akurat/

–         

http//www.dokter-suster-co cc/2010/01/sap-cara.meneteki –yang-apik-bersama betul-html

TUGAS MAKALAH

CARA MENYUSUI YANG BENAR

DAN MASALAH DALAM PEMBERIAN ASI

DISUSUN OLEH

NAMA    : RINA FATRIANI

NIM         : PO 7124009 089

KELAS   :II B

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALU

JURUSAN KEBIDANAN

T.A 2010/2011

Leave a Comment